Welcome

Welcome to my blog. Sorry if my Info was not in detail.
I hope, you will happy on my service on my blog.

Rabu, 18 Mei 2011

Cara Menghitung Perkalian Sebelas (11)
Langsung aja, tanpa basa basi gue kasih tau contohnya ke elo semua. Simak baik – baik ya . . .
Misal :
23 X 11 = . . . . . . .
Cara lamanya :











Nah, dari sampel tadi kita dapat kesimpulan kalau ;
23 X 11 sama dengan cara yang dibawah ini yaitu,










Jadi, pada intinya perkalian sebelas adalah perkalian yang menjumlahkan angka yang akan dikalikan dengan angka 11. Masih gak ngerti??? Gue kasih sampel yang lain dech . . . .
Misal : 15 X 11 = . . . .
Cara lamanya :











Cara cepatnya :





















Ngerti kan????

Selasa, 17 Mei 2011

Biodata Daniel Radcliffe


Nieh guys, gue kasih bio Dan Radcliffe bagi yg nge-fans ma dia. Sorry yach, kalau kurang lengkap. Hehehehe

Biodata Versi Indonesia
Nama Lengkap : Daniel Jacob Radcliffe
Nama beken : Daniel Radcliffe
Nama panggilan : Dan
TTL : Fulham,London,23 July 1989
Status : Anak Tunggal
Nama Ortu : Alan Rickman and Marcia Gresham
Binatang Peliharaan : dua ekor Anjing bernama Nugget dan Binka
Debut : The Tailor of Panama,  Harry Potter
Agama : Belum Jelas Atheis/Yahudi
Warna Mata : Biru
Aktor dan Aktris Favorit : Julia Roberts, Cameron Diaz, Kate Winslet, Nichole Kidman
Alat musik yang bisa dimainkan : Gitar Bass
Angka Favoritnya : Sembilan (9)
Warna Favotitnya : Hijau, Merah, dan Emas
Olahraga Favoritnya : Sepak bola
Buku Favoritnya : Harry Potter series
Minuman Favoritnya : Diet Coke
Superhero Favoritnya : Spiderman
Music favoritnya beraliran : Rock
Hobby : Bermain Games / Play Station
Cita-cita : Penulis dan Director Per-filman
Mobilnya : Fiat Punto
Kartun Favorit : “The Simpsons”

Biodata English Version

Full Name : Daniel Jacob Radcliffe
Popular Name : Daniel Radcliffe
Nick Name : Dan
Date of Birth : Fulham, London 23 July 1989
Status : The Only Child
Parents : Alan Rickman and Marcia Gresham
Pets : Two Dogs called Nugget and Binka
Debut : The Tailor of Panama,  Harry Potter
Religion : Not yet Clear, Atheis/Yahudi
Color of eyes : Blue
Fav Artist : Julia Roberts, Cameron Diaz, Kate Winslet, Nichole Kidman
Music instrument that can he play : Bass Guitar
Fav Number : Nine (9)
Fav Color : Green, Red and Gold
Fav Sport : Football
Fav Book : Harry Potter Series
Fav Drink : Diet Coke
Fav Superhero : Spiderman
Fav Music : Rock
Hobby : Play Station/ Playing games
Future Goals : Author and Film Directory
His Car : Fiat Punto
Fav Cartoon : “The Simpsons”

Jumat, 14 Januari 2011

Albert Bruce Sabin

        Albert sabin di akui sebagai penemu vaksin polio yang 'hidup', tidak seperti vaksin yang dikembangkan oleh Jonas Salk yang dikenal sebagai vaksin 'mati'. Vaksin temuan Sabin telah dipakai secar luas dan berhasil menyelamatkan banyak anak dari kelumpuhan akibat polio.
        Sabin lahir pada tanggal 26 Agustus 1906 di Bialystock, Polandia yang pada waktu itu masih menjadi daerah Rusia. Pada tahun 1921 ia dan keluarganya beremigrasi ke Amerika. Disana, ia kuliah di Universitas New York dan meraih gelar dokter pada tahun 1931. Setelah itu, ia mulai melakukan penelitian tentang virus yang menjadi penyebab polio. Pada waktu itu, penyakit ini dikenal sebagai penyakit kelumpuhan bayi yang sangat di takuti, karena bisa mengakibatkan kematian, khususnya pada bayi dan anak - anak.

Menjelang tahun 1936, Sabin dan rekan - rekannya telah mampu mengembangkan virus polio pada jaringan manusia diluar tubuh. Kemudian, pada tahun 1941, Sabin menemukan bahwa virus polio masuk ke tubuh manusia lewat saluran pencernaan, bukan lewat hidung seperti yangdiduga sebelumnya. Perang Dunia II membuat penelitian polio yang dilakukan Sabin terhenti. Ia masuk ke dinas Angkatan Darat, disana ia berkesempatan meneliti sejumlah penyakit yang menyerang serdadu Amerika, seperti penyakit demam yang disebabkan lalat, demam berdarah, toksoplasmosis (sejenis penyakit yang ditularkan oleh hewan), dan lain - lain. Setelah perang selesai, Sabin kembali meneruskan penelitiannya tentang polio.
Menginjak tahun 1954, Sabin telah berhasil mengembangkan vaksin pencegah penyakit polio dengan menggunakan virus hidup, bukan virus mati seperti yang digunakan Salk. Sabin percaya bahwa virus hidup yang telah dilemahkan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik dan tahan lama daripada virus mati. Meskipun banyak dokter yang waktu itu masih ragu - ragu apakah menggunakan metode Sabin atau metode Salk, Sabin tetap teguh untuk menyelesaikan penelitiannya. Pada tahun 1961, ia berhasil menyempurnakan vaksin polionya yang kemudian digunakan secara luas setelah dicoba di berbagai tempat di dunia selama 4 tahun.
Vaksin yang dikembangkan Sabin memiliki dua kelebihan dibanding vaksin buatan Salk. Pertama, vaksin tersebut bisa dimasukkan lewat mulut (diminum), bukan dengan cara disuntikkan. Kedua, vaksin itu mampu memberikan perlindungan kepada tubuh hanya dengan dosis satu kali minum saja. Sekarang, vaksin Sabin ini menjadi pilihan utama untuk penyakit polio di seluruh dunia, kecuali dalam kasus - kasus tertentu.
Perkembangan vaksin Sabin merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan selama 20 tahun terhadap sifat, perpindahan dan distribusi tiga jenis virus yang berhubungan. Sepanjang karier profesionalnya, Sabin dikenal sebagai peneliti yang tak pernah lelah dan brilian. Di masa tuanya, Sabin mengalihkan perhatiannya kepada penelitian tentang kemungkinan hubungan antara virus dan penyakit kanker. Atas jasa - jasanya, ia menerima banyak penghargaan, antara lain : Medali Sains Nasional (1970), Medali Kebebasan dari Presiden, dan pembuatan perangko dirinya oleh Dinas Pos Amerika. Sabin wafat pada tanggal 3 Maret 1993 dalam usia 86 tahun.